Liana Sekuel Part 3
Keesokan paginya, aku nyaris terlambat datang ke sekolah. Aku berlari saat pak satpam nyaris menutup gerbang. Aku melesat ke kelas dan,... "umm.. pak! Maaf saya terlambat, tadi jalanan macet." Kataku sambil menyalimi tangan pak tono, guru matematika. "Kamu itu ya.. Liana Anindita Pramesthi, kamu selalu terlambat! Sudah, kamu saya persilahkan duduk." Balas guru matematika itu. Lalu aku berterima kasih dan berbalik arah ke tempat duduk murid. Saat itulah aku melihat 'pemandangan'. Anne duduk sendiri, sementara Chiqi duduk dengan.. aldo. Perasaan aneh itu muncul kembali, dan untuk menghilangkannya aku tersenyum kepada Anne dan duduk di sebelahnya. Saat istirahat, kami pergi ke kantin untuk makan(YA IYALAH). Sambil makan, aku memberikan mereka sesuatu. "Wah, Kak Rizal mau nikah ya?" Kata Aldo. "Wah, ganteng ya fotonya." Kata Anne yang disambut jitakan yang sangat sukses dari Chiqi. "Makasih ya udah ngundang kita, Li." Kata Chiqi. "Oke, tapi kalian dateng lo ya? Awas kalo ga dateng, kujitakin satu-satu lo! hahaha" KAtaku yang dibalas dengan ucapan serempak dari mereka "BERES!"
* * *
Hari besar itu akhirnya tiba. Aku sekarang sedang memejamkan mataku karena adik Kak Rossa, Kak Mela, sedang memoleskan eyeshadow di kelopak mataku. Aku sungguh gugup, takut akan mempermalukan semua orang. Apalagi, aku memakai selop yang sangat bagus. Aku takut karena tingkahku yang brutal(?) yaitu suka berlari-lari, aku akan merusak selop ini, juga jarik yang kupakai. Setelah selesai di make up, Kak Mela yang berumur 20 tahun menyuruhku membuka mata. Aku sungguh sangat takjub. "Hei cewek cantik." Katanya sambil mengedipkan sebelah mata. Ia membuat rambutku yang bergelombang jadi makin bergelombang, merias wajahku jadi.. jadi,, ah aku tak sanggup berkata-kata. "Kak Mela, makasih banget kak!" Kataku sambil menyalami tangan Kak Mela. Ia tertawa kecil. Aku keluar dari ruang rias disambut orang-orang, yaitu mama, Kak Tasya, Chiqi, Anne, dan Aldo. "Waw, ada model nyasar nih.." Kata Anne. "Hmm anak mama udah gede." Kata mama. "Adekku juga tuh,, hihihi." Sambung Kak Tasya. "hai cewek!!" sapa Chiqi sambil tertawa kecil. "Sahabatku emang cantik banget." Kata Aldo penuh senyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar