Selasa, 14 Desember 2010

Cerpen! OAO AUOO(?) Part 2

          Ini dia lanjutan dari "Liana"...
          Chiqi dan Anne mendekat ke Kak Marcell sambil berkata, "Si Liana tuh! Padahal kan kita ada pemotretan nanti, masa' dia egois gitu, katanya kita juga harus bantuin bikin poster? Ga tau apa kita model? Sibuk tau!" Uh, dasar cewek-cewek sok imut, pikirku. Hmm la la la, aku ga mau denger lanjutannya, soalnya pasti kak Marcell belain dua cewek ga mutu itu. Dan bener. Aku duah ga inget dia ngomong apa, yang pasti Kak Marcell mihak Chiqi dan Anne. Ah udah lah. Daripada panjang masalahnya, mending aku ngalah aja.
          TIN TIN!!!! "Neng, mau naik ga?" Aku terbangun dari lamunanku. Angkot biru-merah sudah ada di depanku, lengkap dengan supir yang tampangnya marah banget. "Eh, iya bang maaf." Secepatnya aku naik angkot dan angkot itu melaju kencang.
                                                                         * * *
          "Assalamu'alaikum!" Kataku sambil masuk ke rumah. Kulihat kakak keduaku yang sekarang berada di bangku kuliah, Kak Tasya, sedang memasak. Hmm pasti ini sup dengan resep mama. Kecium dari baunya! Kak Tasya memang kuliah pagi, jadi jam 1 siang seperti ini udah pulang. Dengan lunglai karena kepanasan aku masuk kamar sebelum Kak TAsya sempat menjawab salamku. Aku berbaring di tempat tidur, tapi rasanya ada yang aneh di atas bantalku. Uh, apa ini? Loh. kenapa bisa ada majalah disini?
          Aku terbelalak membaca nama majalah itu. CEPRIPIS!! Ini nama majalah tempat Chiqi dan Anne jadi model! TAnpa pikir panjang aku membuka majalah itu. Ada muka mereka nggak ya disini? Pikirku/ Aku mencari, mencari, dan mencari, dan... aha! Aku menemukan foto Chiqi berpose dengan dress bunga-bunga merah, dan Anne di sebelahnya memakai dress warna hijaudi halaman "fashion". Ohh.. Jadi mereka betul-betul model.. TApi bukan berarti mereka bisa meninggalkanku dengan seabrek tugas dong! Uang buat ganti beli karton aja mereka ga mau bayar! Huh. Iseng-iseng aku membaca keterangan di halaman majalah paling bawah. Disana tertulis:
Model: Chiqita dan Putri Anne
Dress Chiqi: Bulanbintang Department Store
Dress Anne: Toko Baju lalalili
Aksesoris Chiqi dan Anne: Imout (?) Accesories Store
          Aku makin tercengang membaca nama fotografernya.
Fotografer: Muhammad Dhani Ar-Rizal
Hah?? Itu kan nama kakak pertamaku, Kak Rizal!! Aku ingat banget dia juga seorang fotografer!! Secepatnya aku berlari ke kamarnya di lantai 2, lalu mengetuknya. "Kak! Kak rizal! Kak! Buka pintu!!" TEriakku sambil menggedor-gedor pintu kamar Kak Rizal. Kak Rizal membuka pintu sambil menggaruk-garuk rambutnya dan menguap. Ups.. Ternyata dia sedang tidur siang. "Apaan sih?" Katanya pelan. "Kak, Kak Rizal, aku mau tanya beberapa pertanyaan ya? Boleh ya?" Kataku sambil mengguncang-guncang bahunya. Ia mengangguk sambil menguap dan merem-melek, maka aku langsung nyelonong masuk ke kamarnya yang lumayan besar itu. Ia mengikutiku, lalu kita duduk di balkon. Aku langsung masuk ke topik pembicaraan. Aku mengangkat majalah CEPRIPIS ke depan muka Kak Rizal sambil bertanya, "Ini kakak yang taro' di kamarku?" KAk Rizal mengangguk. "Iya, itu kiriman dari kantor majalah tempat kakak kerja jadi fotografer, mereka ngirimin majalah sebagai rasa terima kasih soalnya majalah itu laku keras karena hasil foto kakak bagus katanya. Daripada ga kebaca kakak kasi kamu aja, abis itu kan majalah anak SMP." Jelasnya, masih sambil merem-melek. "Ohh.." Balasku. Lalu secepat kilat aku membuka halaman fashion. "Kakak yang foto mereka?" Tanyaku lagi sambil menunjuk foto Chiqi dan Anne. Kak Rizal mengangguk. "Kakak kenal mereka?"Tanyaku. Sekali lagi Kak Rizal mengangguk. "Ohh.. Ya udah kalo gitu. Makasih ya. Selamat kembali tidur." Balasku sambil keluar dari kamar Kak Rizal.

UDah dulu ya. Tapi.. ceritanya belom selesai nih! tunggu chapter berikutnya ya! Arigatou udah mau baca! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar